Stop Penyebaran Hoax di Dunia Maya

Diambil dari website: https://goo.gl/VMw5Zf

Hoax
Disekeliling Kita...

Siapa yang setiap kali buka timeline Facebook sering melihat beberapa informasi hoax yang enggak tau bersumber dari mana. Kalau menghadapi hal seperti ini jangan langsung emosi, kalian harus melapangkan dada dan tetap tersenyum seperti layaknya netizen yang ingin mengikuti kontes kecantikan internesyenel dengan tampil elegan.

Most of the content berupa hasil screenshot, memiliki judul, tanggal pembuatan artikel dan deskripsi berita lengkap, namun url link tidak diketahu berasal dari mana, bahkan biasanya deskripsi judul tersebut akan di paste oleh oknum hoax di body copy status mereka tersebut.

Artikel Hoax seperti ini bisa muncul di mana saja, dan dengan topik apa saja mulai dari Politik, agama bahkan informasi kesehatan juga bisa diinformasikan dengan sumber yang tidak jelas lebih mirisnya lagi ada beberapa berita yang malah diperoleh dari portal media ternama di Indonesia. Contohnya saja beberapa tahun yang lalu sebuah portal media menginformasikan bahwasannya daging merah memiliki kecenderungan untuk memicu kanker usus, kemudian di share oleh beberapa teman dan muncul di timeline Facebook. Membaca berita semacam ini, buat hamba yang lemah ini dan memiliki sejarah keluarga dengan genetik kanker jadi bikin parno bye Skipjack dan Shaburi.

Untungnya, saya ga gampang itu untuk percaya dengan informasi menjebak seperti ini.

Basic Four...

Pernah dengar mengenai basic four atau 4 sehat 5 sempurna? Mulai sejak duduk di sekolah dasar teori ini terus berkumandang di telinga saya, sampai di tahun 1992 teori ini disempurnakan kembali menjadi Nutrition Guide for Balance Diet (Pedoman Gizi seimbang) di konferensi pangan sedunia yang diikuti oleh seluruh Negara di dunia. Lalu beda 4 sehat 5 sempurna dengan gizi seimbang itu apa?
  • Dalam 4 sehat 5 sempurna masing-masing porsinya tidak disesuaikan dengan kebutuhan si konsumen, padahal setiap orang membutuhkan porsi dan zat gizi yang berbeda-beda. 
  • Pada pedoman Gizi seimbang, faktor kebersihan, aktivitas fisik, dan pola hidup sehat lainnya dibutuhkan untuk menjadi sehat, jadi tidak hanya makanan saja.
  • Susu bukan makanan sempurna, karena susu adalah sumber protein hewani yang juga terdapat pada telur, ikan dan daging.
  • Dalam pedoman gizi, di Indonesia pelaksanaannya dimulai berlaku sejak bayi dengan memasukkan ASI eksklusif sebagai gizi seimbang.
Pada poin ketiga, dinyatakan bahwa susu yang selama ini kita konsumsi sejak kecil ternyata bukan merupakan sumber gizi seperti yang diinformasikan pemerintah selama ini. Moon maap, saya boleh nuntut pemerintah buat balikin biaya susu yang dibelikan oleh Bapak dan Ibu saya dulu ga? Mending biayanya buat beli lot saham deh :(

Kalau saja dibalik semua website informasi dan perkataan pemerintah selalu dicantumkan disclaimer yang menyatakan maaf, informasi yang anda dapatkan hanya mengandung 1% fakta dan 99% hoax kan bikin seisi Indonesia Raya ini makin pinter ya gimana 4 sehat 5 sempurna aja selama ini isinya mecin melulu hiks.

Informasi mengenai gizi di Zywielab

Beberapa bulan yang lalu, ada seseorang owner penyedia informasi gizi bernama Zywielab yang sedang mencari bantuan informasi mengenai awareness di media sosial untuk wesbitenya di grup Facebook Social Media Strategist Club. Kebetulan, saat itu saya adalah pasien penderita miom pasca operasi dan sudah dioperasi untuk kedua kalinya (sebut saja saya experience), dan begitu membaca beberapa artikel yang ada di Zywielab sayapun tertarik untuk mengetahui website ini lebih dalam karena sesuai dengan kebutuhan saya yakni ingin mengawasi makanan yang saya konsumsi selama diberkahi penyakit miom dalam rahim.

Di Zywielab saya menemukan fakta-fakta mencengangkan mengenai kandungan makanan yang informasinya malah berbalik dari yang beredar di permukaan selama ini. Saya menemukan artikel mengenai minyak zaitun, yang saya tahu selama ini minyak zaitun bisa menurunkan beberapa resiko penyakit seperti jantung, stroke dan darah tinggi, selain itu untuk bayi juga bagus karena kaya akan nutrisi. Dan ternyata, dari sini saya menemukan bahwa minyak zaitun yang beredar di pasaran adalah minyak zaitun palsu. Yak, yang zonk-yang zonk-yang zonk-yang zonk mana suaranya yang zong (mohon dibaca seperti sedang menawarkan mizone di terminal metro mini).

Lebih zonk lagi, saat ngebaca daftar minyak zaitun palsu yang ada di Zywielab salah satunya merupakan minyak zaitun yang sering dibeli millennials mom dewasa ini seperti Bertolli, Filippo Berio dan minyak zaitun populer lainnya. Di Zywielab, para ahli gizi berperan langsung untuk menulis artikel di dalamnya tidak hanya menjelaskan tentang masalah makanan saja namun mereka juga memberikan antisipasinya langsung seperti yang dialami oleh penyebaran minyak zaitun palsu tersebut mereka meyakinkan bahwa tanpa alat khusus minyak zaitun palsu tidak dapat dibedakan dengan aslinya maka antisipasinya masyarakat diharapkan untuk membeli minyak zaitun yang diketahui ditanam pada kebun sendiri dan selain itu bisa menggunakan alternatif lain seperti Virgin Coconut Oil.

Kenapa harus percaya dengan informasi di Zywielab?...

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, informasi yang diberikan di Zywielab berasal dari sumber yang terpercaya. Selain itu, ditulis langsung oleh beberapa kontributor Zywielab yang sebagian besar memiliki latar belakang di bidang pendidikan gizi malah ada yang masih menjadi dosen ahli gizi di sebuah Universitas. Yang lebih meyakinkan lagi, di setiap artikel akan dicantumkan beberapa poin yang membuat pembaca semakin meyakinkan yakni: referensi artikel, lisensi, disclaimer dan kontributor Zywielab yang menghandle-nya langsung.

Beda yah dengan yang ada di balik media portal pada umumnya, bahkan artikel kesehatan juga terkadang hanya diambil dari beberapa website yang tidak jelas dan ditulis kembali oleh seorang lulusan ilmu komunikasi, heu heu heu miris.

Persempit ruang gerak informasi hoax di dunia maya...

Gimana yah caranya? Gampang.
  • Mikir jangan pake jari, gunakan otak kalian kan keliatan tuh ketika mencari informasi yang ingin kalian temukan di google diperhatikan kembali kalau judul dan nama websitenya mencurigakan dan tidak berbayar please-lah jangan langsung di klik. Judul memang menjual, tapi itu cuma trik clickbait untuk mencari popularitas dan uang dari adsense, miris.
  • Di setiap artikel atau tulisan apalagi yang berlatarbelakang ilmu pengetahuan biasanya dicantumkan sumber terpercaya. Jika tidak tercantum, cukup sekali tertipu dan jangan pernah mengakses website itu lagi.
  • Jangan sembarangan membagikan informasi di media sosial, bahayanya media sosial adalah apapun yang kalian bagikan akan dengan cepat sekali menyebar karena efeknya kuat sekali saat ini.
  • Tentukan salah satu website yang bisa kamu percaya, dari visi, informasi yang diberikan dan kontributor yang ada dibalik setiap artikel. Dan sebarkan ke khalayak ramai!
Untungnya dibalik kechaosan informasi ini masih ada website seperti Zywielab, walaupun secara penampilan website dan servis belum memuaskan setidaknya keberadaan Zywielab juga bisa mempersempit ruang gerak informasi hoax di dunia maya. Diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi website sejenis Zywielab, stop hoax yuk!

Sebagai anak bangsa yang juga ingin memerangi hoax saya berharap semoga Zywielab bisa mewakili website lainnya dengan menyebarkan informasi di bidang kesehatan, makanan dan gizi dengan benar, dengan begini Zywielab dapat mengembangkan produknya dengan semakin baik lagi sehingga tidak hanya memiliki pembaca yang pasif namun bisa membentuk komunitas yang aktif. Nah, kalau sudah begini penduduk Indonesiapun akan semakin pintar. 

Kalau kalian sendiri, website mana sih bisa mempersempit ruang gerak informasi hoax di dunia maya? Share dong...

Stop Penyebaran Hoax di Dunia Maya Stop Penyebaran Hoax di Dunia Maya Reviewed by Anggie Hasibuan on Maret 22, 2018 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.