#Trip360 - Itinerary Belanda

Akhirnya di tanggal 28 Desember 2015 kemarin, saya dan temen saya Dhika menginjakkan kaki yang pertama kalinya dalam seumur hidup di Amsterdam. Sesampainya di Bandara Schipol malah kebingungan menuju hotel, harusnya tujuan ke Hotel bisa ditempuh dengan menggunakan Train atau Trem untuk menuju. Bingung dong harus mulai darimana? Pastinya, tapi yaudah pede aja.

Transportasi

Transportasi di Amsterdam itu penting, khusus turis kalian bisa dimanjakan dengan beberapa tourist pass yang akan menguntungkan kalian. Karena biasanya akan include dengan biaya masuk ke museum-museum terkenal di Negara tersebut.

Dari Indonesia kami sudah mendapatkan informasi yang bisa membantu kami selama di Amsterdam, terutama informasi mengenai kenderaan umum/transportasi dalam kota. Browsing-browsing di Internet sebelum berangkat dan menemukan Tourist Pass yang bernama Holland Pass, tadinya kami pikir tourist pass ini akan sangat berguna sekali se-Amsterdam raya. Harga Holland Pass tercantum di website-nya sekitar 39,50€ jika dikonversikan dengan rupiah saat ini sekitar Rp. 600.000. Ternyata, fasilitasnya tidak mencukupi kebutuhan kami. Yang dibutuhkan seharusnya adalah transportasi terusan selama 3 hari 2 malam di dalam kota Amsterdam, namun pada Holland Pass hanya diberikan free pass untuk masuk ke beberapa museum terkenal di kota plus transportasi di luar kota Amsterdam seperti transportasi menuju Den Haag dan Keukenhoff. Agak tricky sih Tourist pass yang satu ini, di posternya sekilas disebutkan ketika anda memperoleh Holland Pass maka kalian akan mendapatkan transportasi dalam Kota Amsterdam gratis, ternyata itu bisa dilakukan jika menukarkan tiket silver atau tiket goldnya terlebih dahulu, dimana jika salah satu tiket itu digunakan maka kita tidak bisa menggunakan kembali free pass masuk museum.

Selain Holland Pass, di Amsterdam ada tourist pass dengan merk berbeda yakni; I am Amsterdam sama halnya seperti Holland Pass tourist pass yang satu ini bisa memberikan kemudahan dan nilai ekonomis selama menggunakan transportasi dalam kota Amsterdam. Harganya juga tidak beda jauh dengan Holland Pass, dan plusnya lagi kita bisa memperoleh free pass untuk masuk ke museum yang kalian sukai.

Jika kalian adalah tipe orang yang suka berjalan dan mengelilingi kota silahkan gunakan Trem, cukup membayar 7,50€ untuk seharian penuh berkeliling Amsterdam. sedangkan untuk sejam hanya membayar 2,90€. Namun jika kalian termasuk tipe orang yang suka berkunjung ke beberapa museum, tourist pass adalah pilihan yang tepat.

Dimana membeli tiket Trem?
Tiket Trem perjam dan seharian bisa didapatkan langsung di dalam Trem. Kalau belum ada yang tau Trem kaya gimana, silahkan browsing yah. Singkatnya Trem itu merupakan transportasi umum yang ada di Belanda dengan menggunakan listrik dan rel, relnya ditanam pada aspal jalanan. Gw ga tau trem ini kelebihannya dari bus apa, abis yah kalo macet berhenti juga di tengah jalanan bahkan kamipun sempat diturunkan oleh sopirnya di tengah jalanan karena macet 😅

Ini Halte Trem yang ada di Amsterdam, tepatnya
di Station RAI
Halte Trem-nya kaya gini, nah disitu petunjuknya cukup jelas kalau ingin menuju tempat lainnya.

Informasi Kota/Negara

Dulu, sebelum ada yang namanya Google Maps dan Internet peta manual sangat dibutuhkan sekali, namun kali ini yang namanya internet dan Google Maps sangat bisa diandalkan. Makanya di beberapa hari perjalanan kami sangat mengandalkan aplikasi jagoan milik Google ini.

Karena apa? Ketika menggunakan Google Maps, aplikasi tersebut tidak hanya menunjukkan lokasi tetapi waktu dan transportasi apa yang akan digunakan untuk menuju ke tempat yang kita tunjuk. Begitulah Negara maju, waktu yang mereka tunjukkan jarang sekali meleset. Semua transportasi yang datang tepat pada waktunya.

Provider Internet

Karena yang paling penting adalah provider yang kalian gunakan, maka carilah provider yang murah. Yang pasti, provider/Sim Card Negara Eropa itu harganya tidak bersahabat. Harga Sim Card dibanderol senilai 30€ belum termasuk mobile data yang dibanderol seharga 20€ (hanya untuk 1Gb) nah, kalau habis yah beli lagi. Sedangkan jika menggunakan roaming International provider milik negeri sendiri hanya dibanderol seharga Rp. 169.000/hari dan tidak dibatasi penggunaannya (diluar biaya Call). Kemudahan lainnya, jika ingin berpindah Negara harganya sama dan tidak ribet mencocokkan kartu baru, dan jika kalian menggunakan provider di Negara Eropa dari satu Negara ke Negara lainnya (misalnya Amsterdam ke Jerman) biaya yang digunakan dihitung sebagai biaya Internasional.

Okeh daripada bertele-tele menceritakan Belanda, gimana kalau saya ceritakan/share itinerary saat saya berada di Belanda kemarin?

DAY 1
Pukul 10.00 - Tiba di Bandara Schipol.
Pukul 12.00 - Setelah kebingungan mencari jalan menuju Hotel Aalborg akhirnya sampai juga dengan selamat di Halte Ceintuurban.

Hotel Aalborg letaknya tepat di seberang taman Shartipark, ini semacam BnB Hotel. Untuk menuju ke sini beli tiket dari Schipol Airport menuju Station RAI. Dari Station Rai gunakan Trem yang menuju ke Stasiun Ceintuurban.

Cara mendapatkan tiket:
Schipol Airport - Station RAI (beli tiket di mesin dengan menggunakan Kartu Kredit) - By Train
Station RAI - Halte Ceintuurban (beli tiket di petugasnya) - By Trem

Pukul 15.00 - Keliling kota dengan sepeda dan melewati beberapa kanal yang kece banget jika digunakan sebagai spot foto.

Act like local:
Cobalah menyewa sepeda untuk berkeliling beberapa tempat wisata di Amsterdam, harganya 15€ di Hotel Aalborg. Kalau jalan ke arah kiri dekat dengan lampu merah juga ada Yellow Rent Bike gw ga tau pasti harganya, cuma harganya ga akan lebih jauh dari harga di Hotel Aalborg.

Shopping:
Jika kalian memiliki budget cukup, area Daamstrat ini cocok untuk disinggahi  banyak tempat makan dan tempat shopping juga. Kemarin kami mencicipi Wok to Walk entah kenapa sepertinya enak, karena antrian panjang. Tapi setelah sadar harganya terlalu mahal dan rasanya tidak sesuai yang kami inginkan, dan Wok to Walk ini malah seperti nasi goreng tek tek doang 😅

Tempat Makan:
Tempat makan di sini banyak, dan harganya murah-murah kok silahkan dipilih mana yang kalian sukai yang perlu dicoba itu Febo ada makanan khas Belanda Bitterbalen yang dengan harga terjangkau porsi yang besar yang kemudian bisa dijadikan bekal untuk makan berikutnya. Tapi, untuk lebih amannya sih mending makan kebab halal yang banyak dijual di daerah Daamstart.

Di Aalborg Hotel, Lift-nya kaya handmade :D
Seberangnya Shartipark

Naik Sepeda dan temukan spot foto disepanjang kanal yang
ada di Belanda
                                             
Sayang sekali karena kami terlalu sore untuk tiba di Kota Belanda, sehingga tidak bisa berfoto di tulisan I am Amsterdam dengan jelas. Tulisan I am Amsterdam ini letaknya di depan Rijkmuseum. Jika ingin mampir ke museum khususnya ke Anne Frank House sebaiknya datang lebih pagi, sekitar pukul setengah 8 (anyway matahari baru terbit, tapi lebih baik daripada kena antrian panjang).

Gw dimana sih ga keliatan, diambil pukul 2 siang

Nah kosong, ini diambil keesokan harinya

Kanal: Diambil pukul 2 siang


Kanal: Diambil pukul 5 sore, udah gelap aja dong

Nasi - Mie Goreng tektek Ala Belanda

Jajanan pertama di Belanda dan Mahal dong

Brown Rice dengan Mecin segudang

Febo, makanan instan yang menjual bitterbalen
DAY 2
Masih mencoba menikmati Belanda seperti warga lokal. Ah ya, harusnya plan kami hari ini ke Rotterdam dan Keukenhof tetapi karena holland pass tidak bisa dimaksimalkan jika kami pergi ke Rotterdam maka rencana tersebut kami batalkan.

Pukul 09.00 - Berkeliling Museum

Museum:
Mampir ke Rijkmuseum dan berkeliling gedung, jika kalian orang yang memiliki sense of art yang lumayan tempat ini sangat cocok disinggahi. Dan kalau kalian termasuk orang yang bernilai sejarah tinggi wajib datang ke Anne Frank House juga. Tiket rijkmuseum 21€ sedangkan Anne Frank House sekitar 15€, sebaiknya gunakan Holland Pass atau I Am Amsterdam Pass.

Rijkmuseum
Penasaran dengan museum yang isinya lukisan, keramik, dan lain-lain ini? Mampir aja mumpung lagi di sini, sekali lagi perhatikan jadwal untuk datang ke sini yah. Antriannya puanjang banget kalo lagi peak season huft. Ini antrian udah sampe 500m dari museum, kalau mau tanpa antri silahkan beli online gaes.

Anne Frank House Museum
Sightseeing:
Tadinya pengen keliling kanal dengan perahu yang merupakan salah satu transportasi wisata di Belanda. Bisa berkeliling Belanda juga dengan menggunakan Bus dan kami memilih menggunakan transportasi tersebut. Untuk ikut sightseeing dengan menggunakan bus hop on hop off harus mampir ke meeting point-nya di daerah Damrak - Amsterdam, caranya; naik Trem dari Ceinturbaan (kalau menginap daerah sekitaran Shitapark) dan berhenti di stasiun Nieuwezijds Kolk - Amsterdam untuk sampai ke sini kalian akan melewati jalanan yang macet dan melewati Alun-alun juga.

Bus Hop on Hop off
Bus hop on hop off ini bentuknya seperti bus yang ada di London, bertingkat dan berwarna merah. Tugasnya mengelilingi kota bersama para turis berkeliling Belanda

National Maritime Museum
Karena saya pengen banget liat kapal VOC yang konon katanya sempat digunakan untuk menjajah beberapa Negara, maka saat naik bus untuk sightseeing kamipun berhenti di stasiun terdekat National Maritime Museum Belanda tersebut. Oh iya, kalau naik hop on-off Bus ini kalian bisa turun di pemberhentian manapun dan bisa naik lagi setelah bus tersebut memutari kota sesuai linknya.

Kapal VOC Batavia yang sudah direnovasi

Datang ke Museum yang satu ini tidak akan menyesal, karena museum ini jauh lebih menarik daripada museum sebelumnya yang telah saya kunjungi. Apalagi untuk anak kecil, museum ini memiliki beberapa peralatan dan peraga yang interaktif.


Moolen de Gooyer Windmil
Pukul 12.00 - Belanja di Albert Cuyp Market 

Mampir ke Albert Cuyp Market yang letaknya juga dekat dengan hotel, tepatnya persis dibelakang Shartipark. Waktunya untuk mencicipi jajanan lokal seperti creepes dan profertjies yang ada di pasar tersebut. Dan, berbahagialah buat kalian yang tidak membawa sepatu winter karena di pasar ini sepatu semacam itu dijual sangat murah! Selain itu Albert Cuyp Market juga menjual banyak outer, sarung tangan, kupluk dan sepatu winter yang murah. Selamat berbelanja! 

Pukul 18.00 - Mengunjungi Red Dsitrict.

Sesungguhnya saya ngeri mampir kesini, dan saya cukup ngeri untuk memotret jendela-jendela penuh perempuan di sini. Karena katanya kalo ketauan motret bisa dibanting dong kameranya, kan sayang hiks. Ah ya, kalian yang penasaran dengan prostitusi legal yang ada di Belanda kalian bisa mampir ke Red district kebetulan lokasinya dekat dengan hotel yang gw inapi.

Tips lainnya:
- Kalau mau wisata keliling Belanda seharian jangan lupa beli tiket Trem seharian harganya hanya 7,50€, sejam 2,90€
- Kalau mau wisata ke kota lain di Belanda, persiapkan waktu dan pesan tiket online karena biaya akan lebih murah. Atau membeli Tourist Pass.
- Untuk liburan ke Belanda saat Winter, coba persiapkan jaket tebal dan gunakan longjohn. Karena cuaca di sini saat gw tiba sekitar 7 derajat Celcius.
- Mau beli oleh-oleh murah? Belanja di Cuyp Market atau mampir ke Etos dan sejenisnya (semacam Guardian atau Watson) biasanya lipbalm dijual sangat murah dan bisa dijadikan oleh-oleh untuk teman :D
- Cicipin makanan setempat, namanya SWIRL ini rekomendasi dari temen tapi ga kesampaian dicicipin. Katanya ada di beberapa stasiun kereta kaya di Amsterdam Centraal.
#Trip360 - Itinerary Belanda #Trip360 - Itinerary Belanda Reviewed by Anggie Hasibuan on Januari 02, 2016 Rating: 5

4 komentar:

Unknown mengatakan...

keren gie, fotonya banyakin lagi dong, kalo bisa yang ga ada penulisnya hehehe

Anggie Hasibuan mengatakan...

Mas Adit kok -_-

senja melani mengatakan...

Keren bingiit geloo... mau2 artikel lainnya share jugaa

senja melani mengatakan...

Keren bingiit geloo... mau2 artikel lainnya share jugaa

Diberdayakan oleh Blogger.