#JalanJalanDONG Day1

Dengan berbekal uang Rp. 2000.000 yang menurut gw murah banget ini, dan ternyata iya emang murah karena sudah include transport, biaya tur, penginapan, serta oleh-oleh, gw dan ketiga temen gw memberanikan diri untuk bertualang ke Vietnam.

Jadi, beginilah hari pertama kami.

Dari Jakarta menuju Singapore, sengaja nyari penerbangan yang transit via Singapore. Karena niatnya pada saat pulang akan bermalam di Bandara Changi. Hari pertama ini (10 Januari 2014) ini hanya membutuhkan waktu 3 jam transit di Singapore. Btw, 3 jam di Changi itu ga berasanya kebangetan karena ada banyak hal yang bisa dilakukan yakni: nyari colokan, nyari colokan dan nyari colokan :D
Berhubung kita niatnya backpackeran, makan siang di Changi sengaja membawa bekal dari Indonesia soalnya ribet harus nukerin Singapore Dollar hanya untuk beli makan siang.

Dan sampailah kita di bandara Tan Son Nhat, Ho Chi Minh City - Vietnam. Begitu masuk ke Imigrasi langsung bergidik denger bahasa yang ga biasa kita dengar oleh telinga. Didepan kita ada satu keluarga berbangsa Asing (diluar Asia) yang terdiri dari 2 (dua) orang tua dan 2 (dua) anak perempuan dan lelakinya, diajak berbicara bahasa mereka: petugas bertanya kearah mereka dengan lantangnya, mengeluarkan bahasa Vietnam cang cong cang cong-nya, kemudian akhirnya keluarga itu menunjukkan kertas print hotel mereka. Oke, giliran gw untuk berhadapan dengan si petugas imigrasi dan sama..dia menggunakan bahasa Vietnam dan gw pun menunjukkan print hotel yang sudah kita booking dari Indonesia. Selamat ga keluar dari Imigrasi? Yah selamat dong, karena Imigrasi di Vietnam itu sangat mudah sekali lolosnya dan terkenal longgar kalau soal keamanannya.

Terus..Kita bingung dong mau kearah mana lagi...
Rencana awal, nyari Money Changer di Bandara dan menukar Dollar ke Dong secukupnya. Ah iya, btw sebaiknya Rupiah dari Indonesia dituker dulu ke US Dollar dan sesampainya di Vietnam tukarkan secukupnya yah. Dan btw lagi mata uang Vietnam yakni DONG (VND) jauh lebih murah daripada Rupiah (IDR), tapi jangan harap Rupiah kita bagus disana kalau bawanya Rupiah harganya pasti jelek banget di Vietnam jadi memang disarankan membawa US Dollar yah untuk bekal di Vietnam, karena beberapa tur juga mau kok menerima uang Dollar sebagai alat transaksi nantinya.

Tujuan pertama adalah terminal Benthanh, kita akan membeli tiket bus dengan tujuan DALAT dari Bandara ke Terminal gunakan saja bus bernomer 152 dan kalian hanya membayar 5000 vnd saja. Iya malam pertama di Vietnam kita akan berada dijalanan menuju DALAT dengan menggunakan bus Phuong Trang, sleeper bus yang satu ini cukup banyak direkomendasikan oleh beberapa turis yang sudah pernah ke Vietnam. Jangan coba-coba menggunakan bus lain yah. Pool bus Phuong Trang tidak jauh dari Terminal Bus Benthanh itu untuk jarak pejalan kaki semacam kita yah, kalau untuk Princess mungkin itu cukup jauh. Berjalanlah ke arah taman dan jangan lupa print maps atau alamat Phuong Trang untuk bertanya kepada penduduk setempat dengan menggunakan bahasa isyarat tentunya :D

Sleeper bus! Jangan salah yah, ini Phuong Trang busnya.
Terserah deh gw ga ngerti artinya apaan :3
Susah nyari alamat di Vietnam, ga mudah sih karena alamatnya menggunakan tulisan Vietnam yang pelafalannya saja bisa berbeda dengan tulisannya. Jadi selama di Vietnam Google Maps dan Internet tidak dibutuhkan, ga usah beli Sim Card Vietnam karena harganya lumayan mahal dan beberapa restoran bahkan Family Mart menyediakan wifi gratis kok. 
Kalo kelaperan, di Ho Chi Minh itu banyak jajanan kaki lima dan rata-rata sih semua rasanya enak. Salah satu favorit gw adalah Banh Mi tapi ga pake Heo karena Heo artinya babi. Banh Mi banyak topingnya yang paling maknyus itu yang isinya sarden enaknya kaya di surga :3

Tuh, rotinya kePrancis-Prancisan (roti baguette).
Enak, dan harganya cuma 15000 vnd doang!

Ah iya, tips buat yang mau naik Taksi silahkan naik Taksi terpercaya yang bisa menggunakan Argo tanpa tawar-tawaran. Ada dua Taksi yang direkomendasikan oleh banyak orang yang sudah pernah ke Vietnam yaitu: Vinasun dan Mailinh Taksi. Cuma harus berhati-hati juga, soalnya kita turis dan langsung minta sopir untuk menyalakan argo dan menunjukkan tempat tujuan kita melalui kertas yang sudah di print.

Jenisnya Innova, tapi ada juga kok yang sedan.
Sudah malam, sudah lelah. Pukul 23.30 +7 GMT (waktu di Indonesia dan Vietnam itu sama) kita berangkat menuju Dalat dengan menggunakan Phuong Trang bus yang sudah kita booking beberapa jam sebelumnya. Dan masih excited sama sleeper bus hahaha.


Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.