Jelajah Bali (lagi) dengan Discovery Diving!

Tolong fokus pada airnya, jangan pada rambut
saya yang seperti bezita :")
Setiap perjalanan pasti memiliki tema, seperti apa gaya perjalanan kalian, biasanya tergantung dengan siapa kalian akan pergi. 

Setelah direncanakan berbulan-bulan (sejak 6 bulan yang lalu bahkan), akhirnya trip kali ini berlangsung meriah dong. Tujuannya ke Bali, temanya eksplorasi desa Ubud. Berhasil? Engga sih, rencananya agak melenceng jauh dari rencana awal trip ini terlaksana, yah walaupun Ubud ga habis dieksplore paling enggak kepengenan yang lain kesampean. 

Bali itu pesonanya ga abis-abis, sama kaya anaknya Ahmad Dhani diliatin berjuta-juta kali yah tetep aja mempesona. Seperti biasa pesonanya, ada di alam, ada di budayanya, ada di awannya yang selalu tampak gagah di siang hari. Tapi, yang lebih mempesona lagi adalah melakukan hal baru di Bali, misalnya: naik jetski, ikutan parasailing, ngebut-ngebut dan minum air laut di Banana Boat dan yang paling top of the top-nya adalah Discovery Diving di Tulamben; Bali.


Dan gw kali ini ingin menceritakan betapa menakjubkannya melakukan hal yang belum pernah dilakukan dan tanpa disangka, apalagi kalau tempat melakukannya adalah tempat yang ga pernah kebayang sebelumnya. Bayangin saat lo berada di dua cinta yang berbeda, sama-sama menyenangkan ketika dijalani. Nah, kali ini bayangin juga diri lo bisa melihat dua alam sekaligus, melihat lautan sekaligus gunung dalam satu tempat dan waktu.
Tulamben, adalah tempat dimana gw melakukan Discovery Diving bersama ketiga teman gw yang salah satunya adalah yang memperkenalkan kita dengan hal seru yang satu ini dan yang dua orang lagi sama seperti gw adalah newbie dalam aktivitas selam menyelam. Seperti yang gw sebut sebelumnya, di daerah Tulamben ini kalian bisa menemukan dua panorama sekaligus, gunung iya lautan juga iya.

Sering ditanya setiap kali melakukan aktivitas di dalam air, lo bisa berenang? Dan gw selalu menjawab, gw ga bisa. Iya, gw emang ga bisa berenang. Tapi olahraga yang satu ini (eh, ini olahraga ga sih?) memang mengharuskan kita untuk menenggelamkan diri, tujuannya adalah untuk melihat bagaimana sih keadaan di dasar laut? Seindah apakah dasar laut yang permukaannya biru dan seperti menghanyutkan itu. Jawabannya hanya dengan melakukan Diving lo bisa melihat bagaimana sebenarnya dunia Finding Nemo? Serem? Awalnya iya, selanjutnya lo pengen lagi dan lagi.

Diving adalah satu bucket list yang tidak ter-bucket list-kan.
Asik gw bisa ngambang di air!
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pertama kali ingin melakukan Diving,

Pertama; sebagai pemula seperti gw, disarankan agar ketika menyelam kalian didampingi oleh diver pendamping (maaf gw ga tau istilahnya apa, karena sekali lagi gw masih dibawah beginner kelasnya :p). Dengan diver pendamping selama di dalam air kalian bakalan tenang, karena sebagai pemula kalian ga bakalan tau benda laut, binatang laut macam apa yang berbahaya dan tidak berbahaya.
Kedua; perhatikan brief dari instruktur pertama kali. Karena biasanya brief itu nantinya sangat diperlukan saat kalian berada di dasar laut. Ada beberapa bahasa isyarat yang nantinya akan diberitahukan oleh mereka.
Ketiga; masalah yang paling utama adalah telinga. Ketika mulai masuk di kedalaman tertentu beberapa orang pasti merasakan sakit pada telinganya. Beritahukan segera kepada diver pendamping, dan mulai atasi sesuai keadaan tubuh kalian.
Keempat; cuma masalah waktu. Waktu sejam di dasar laut ternyata tidak selama saat mikir jodoh mana yang akan lo pilih untuk menemani lo Diving ke seluruh penjuru Indonesia :p


Ps: Tulisan ini diketik persis saat saya sedang bosan memikirkan kata-kata yang pas untuk content di sebuah brand yang saya asuh :")

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.