Titik temu

Source Photo: Googling

Sebuah cerita akan dimulai jika ada yang memulainya, dimulai dari perkenalan oleh teman, Social Media, dan pertemuan.

Titik temu kita adalah takdir.

Sebulan yang lalu, kau itu mimpi bahkan membayangkanmu merupakan dosa terbesarku.

Titik temu kita adalah rasa yang sama.

Bayangkan jika mimpi yang paling kau nikmati berhasil kau rasakan, menyenangkan bukan? Bahkan aku tidak berani tertidur dan kemudian terjaga dan sadar bahwa ini hanya mimpi.

Titik temu kita adalah pengharapan.

Bergeraklah waktu selambat mungkin, biarkan aku menikmati rasa ini selagi aku bisa :)

Titik temu kita adalah keterbatasan.

Titik temu Titik temu Reviewed by Anggie Hasibuan on Juni 07, 2013 Rating: 5

3 komentar:

Anonim mengatakan...

jadi mimpinya basah gak?

Nich mengatakan...

Ini karena kerja di ahensi, nyinggung-nyinggung social media.. btw, ini cerita tentang apa yak? Fotonya jangan yang digugling lah, tunjukkan teross :))

Anggie Hasibuan mengatakan...

Kak Uga: Mimpinya kering, sekering hati ini.
Bang Nich: cerita tentang keterbatasan perasaan *tsah

Diberdayakan oleh Blogger.