Denpasar dan Para Pekerja Melankolis - Day 1

Dan akhirnya, kami para pekerja melankolis yang tergabung di perusahaan Agency Digital yg cukup terkenal di Ibukota (di Aminkan aja, cuplis!) melancarkan aksi travelling ke Denpasar dengan rencana yang udah dibuat sedemikian rupa sejak November 2012. Kita ber - 4 (empat) awalnya, dan berangkat di tanggal 16 Maret yang lalu.

Perjalanan pertama, aku tiba di Denpasar sendirian dong, dengan modal nekat melangkahkan kaki ke Jl. Poppies Lane II, Kuta Bali. Nah, biar perjalanannya berasa traveller menengah ke bawah langsung aja aku ambil keputusan untuk panas-panasan naik ojek dari Bandara. Biasanya sih para om Ojeg ini membuka harga mahal, tapi perlu diketahui dari bandara Ngurah Rai ke Kuta itu hanya sekitar 20 menitan saja, berhubung bukan ahlinya nawar maka Rp. 50.000 pun melayang, meskipun om Ojek udah nganterin keliling Poppies II nyari penginapan murahan di sana. Akhirnya, nemu penginapan bernama: Bima Shakti yang satu malemnya dihargai Rp. 120.000, tempatnya ga recommended sebenernya, tapi karena kepaksa dan karena lain dan satu hal yang ga bisa dibeberkan ke orang banyak *halah* maka aku memilih tempat ini sebagai persinggahan semalam dengan temen-temen perjalanan lainnya.
Nah, tepat di kanan losmen ini ada tempat makan prasmanan yang sangat terjangkau, enak, dan halal. Jadi, bagi kamu-kamu yg ga doyan sama makanan western, rumah makan ibu ini bisa dijadikan alternatif untuk dikonsumsi siang dan malam.



Silahkan cari tempat makan ini, murah dan lezat di Jl. Poppies II

Aku dikasih waktu me time, langsung aja aku memanfaatkan diri jalan kaki dari Poppies II ke arah Mal Discovery, tujuannya sih nyari makanan berhubung masih parno dengan makanan yang ada di sekitar. Yang di cari tempat makan, yang ketemu malah pasar seni tradisional di belakang Discovery Mal dan yang menghantarkan aku ke lokasi menikmati keindahan Sunset di tempat itu.

Gara-gara bengong ngeliatin Sunset yang cantiknya ga kelar-kelar, lapernya ilang dong. Jeprat-jepret beberapa pemandangan Sunset, memandangi sunset yg menakjubkan, memikirkan segala hal yang indah, menikmati deburan ombak dan matahari yang mulai tenggelam sendirian adalah kenikmatan yang engga setiap orang bisa menikmatinya, dan aku salah seseorang sendirian di suasana itu dan menyatakan hal itu nikmat dan menyenangkan :)

Perjalanan berikutnya, ketemu Cha time di Beach Walk yang ada di belakang Jl. Poppies. Jangan lupa untuk singgah ke mal itu di siang hari dan di saat senja karena ada satu restoran di lantai paling atas yang cukup aku rekomendasikan jika ingin mencoba hal baru dan ingin menghabiskan uang untuk makan sekaligus melihat sunset dari puncak bangunan. 

No Filter Foto, diambil dari Selatan Pantai Kuta tepat pada pukul 18.00 WIT.
No Filter!

No Filter!

No Filter dong!

Aku dan seorang teman bernama Rae berhasil menelusuri mal dengan sukses, ditemani 2 (dua) temennya yang rela diinterogasi masalah Bali dan tempat-tempat menariknya. Anin dan Angga tiba, meeting point kita di tugu Legian dan kemudian langsung jalan kaki menggebu-gebu ke arah Pasar Kuta (catet! Dari Legian ke pasar Kuta ga deket loh!). Biasa kalo capek emang harus kebayar sih sama apa yang kita temukan, kita menemukan soto ceker yang enaknya kebangetan dan murah pula. Fyi, bagi kamu-kamu yang suka makan babi guling konon katanya babi guling di sekitaran Pasar kuta ini enak-enak, disclaimer; karena aku belum pernah dan ga akan pernah coba ga tau bener engganya rasa enak itu, kalo ga enak mohon maaf lahir batin yah kaka :)

Walaupun moncor-moncor hati senang perut kenyang, kita berempat para pekerja melankolis akan kembali ke home stay dengan jalan kaki lagi. Dan akan mempersiapkan diri di perjalanan esoknya.

Tambahan: Poppies sama sekali ga direkomendasiin nih buat cewe-cewe cakep kayak kita, soalnya di sepanjang jalan tersebut suka banyak orang aneh yang suka siyul-siyul dan berkomentar aneh. Pilih daerah penginapan lain aja untuk nginep, atau Tune Hotel sebagai rekomendasi hotel murah aman dan bersih.

Baca perjalanan saya dan ke - 5 (lima) temen, di postingan dengan judul yang sama Day 2.



1 komentar:

Tifarie Luesas mengatakan...

Bali emang salah satu destinasi favorit :D:D

Diberdayakan oleh Blogger.