Cek ini-itu kalo mau Ke Jogjakarta


Setiap perjalanan pasti punya rencana, setiap rencana pasti punya persiapan, ini bukan bercerita tentang motivasi buat menghadapi perjalanan yah. Tapi aku mau cerita tentang hal-hal yang harus kalian hadapi dalam melakukan sebuah perjalanan, dan kebetulan saya baru pulang dari Jogja 22 April 2011 kemaren. Jadilah akan saya bantu siapa yang ingin dibantu untuk mempersiapkan beberapa hal saat mau ke Jogja.


Sebagai pengunjung baru di Jogjakarta kalian harus memperhatikan yang namanya kota Jogjakarta jauh sebelum keberangkatan menuju ke Jogjakarta. Kenali kotanya lewat temen, Gugling, dan sekitar kalian maka diharuskan bergaul ke banyak orang rite ;). Ngecek ongkir ke Jogja, biaya ke Jogja dengan Kereta Api Kelas Bisnis itu Rp. 130.000 untuk pergi dan pulang sedikit lebih mahal Rp. 150.000.


Sesampainya di Jogja, untuk kalian yang baru pertama kali ke Jogjakarta singgahlah ke pos pariwisata yang ada di stasiun kereta Tugu (untuk yang naik kereta khususnya). Mintalah peta Jogjakarta di pos tersebut, ini sangat membantu loh bagi kalian yang benar-benar belum pernah ke Jogjakarta (pergunakan dengan baik Tour Mate kalian ;p).

Okeh, beberapa hal umum dan sepele diatas wajar kalian lakukan. Tapi untuk berada di suatu tempat yang benar-benar asing pasti kalian memerlukan petunjuk yang harus kalian lakukan atau jangan dilakukan, nah kali ini saya bantu buat kalian yang ingin ke Jogja let’s cekidot morGAN!:


Cek Penginapan,

Jl. Sosrowijayan merupakan kampung turis, karena disitu memang banyak penginapan untuk turis yang sedang berkunjung ke Jogjakarta. Ada beberapa penginapan yang saya rekomendasiin disekitaran Sosrowijayan, Jogjakarta nih. Monggo di cek:

  • LA JAVANAISE home stay. Penginapannya masih terbilang baru, ada sewa motornya, kamarnya luas, terjangkau. Kemaren aku satu kamar berempat 2 malemnya hanya Rp. 400.000 plus breakfast yg lezatos (ada pancake pisang, ada nasgor, mie goreng, dll)

Sosrowijayan Wetan Gt 1/182 Jogjakarta-->
  • Monica hotel, lumayan bersih sih tempatnya, kamarnya luas. Rp. 110.000/night dapet breakfast juga. Phone: 0274- 580598, Jl. Sosrowijayan GT I / 193 Jogjakarta.
  • Hotel Selecta, tempatnya didalam Sosrowijayan, kurang menarik walaupun harganya Rp. 80.000/night tetep aja milih Javainese homestay J . Phone: 0274-566467
  • Wisma Gembira Hotel. Lokasinya dipinggiran Sosrowijayan, makanya sering full walopun harganya terjangkau Rp. 100.000 tetep aja jarang available kamarnya. Phone: 0274-512605
  • 105 Homestay. Letaknya di Sosrowijayan Wetan, masuk-masuk ke Gang lg. Cuma pamflet hotelnya itu nyolok dipinggiran Sosrowijayan. Phone: 0274-582896
  • Homestay Dewi. Tempatnya totally vintage, sering full juga karena kamarnya terbatas. Ga dapet kartu namanya, karena waktu nanya-nanya ke sini karyawan penginapannya lagi asyik ngobrol dengan cewe-cewe Bule -,-
Jadi selama di Jogjakarta aku saranin untuk nginep ajah di Jl. Sosrowijayan ini, selain harganya emang beragam di banyak macem penginapannya ditempat ini juga terjangkau ke berbagai tempat kayak, stasiun kereta api tugu, Malioboro, Keraton dan Alun-alun dll.

Cek Rental motor/mobil,
Setau yg saya lihat, di sepanjang jalan Sosrowijayan ada dua tempat penyewaan motor/mobil. Kalau dipenginapan ga tersedia motor, kalian bisa samperin rental motor/mobil disepanjang Sosrowijayan. Biasanya turis lokal ga berkesempatan nyewa motor disini. Kalau kepepet larilah ke Jalan Pasar Kembang, dan datangi rumah yang betuliskan ANA RENTAL dan sewalah motor di tempat itu. Sewa motor Rp. 60.000/day include Helm.

Cek Tempat makan,
Kalo pagi uda dapet breakfast dr penginapan, siangnya jalan deh sampai ke ujung jalan Sosrowijayan, lebih jelas lagi kalian telah berada di Jl. Malioboro. Di situ ada makanan murah (khusus siang aja), harga tempe bacemnya cuma Rp. 700 dan sambelnya luar biasa maknyus. Malemnya boleh milih, makan di Alun-alun ada gudeg, oseng-oseng mercon dsb. Tapi saranku, jangan makan di pinggiran Malioboro selain rasanya yang biasa aja makanannya terbilang tidak murah.
Berhubung makanan di Jogjakarta ga cocok sama lidah batakku, maka aku ga banyak menawarkan tempat makan. Cuma sekedar Gudeg dan beberapa angkringan yg mengandalkan lesehan, es tape, kopi arang, dan gorengan murahnya saja.
Oh iya, satu lagi makanan enak dan murah, namanya Soto Ayam Pak Dalbe Cuma letaknya rada jauh dari Malioboro adanya di Jl. Sudirman Jogjakarta. Cobain sotonya mayan enak dan murah.

Cek Tempat Wisata,
-Borobudur-
Tempat wisata yang paling kebayang dikepalaku saat akan ke Jogjakarta, apalagi kalo bukan Candi Borobudur. Beberapa hal yang perlu diperhatiin untuk bisa sampai selamat menikmati Candi Borobudur;
Ada dua cara untuk mencapai ke lokasi Candi Borobudur ini. Cara pertama, kalian bisa menggunakan Trans Jogja diperkirakan kalau mau kesana dengan Trans Jogja akan memakan waktu 2 jam dan itu juga ga sampai ke Candi Borobudurnya langsung. Ada angkutan lagi yang akan membawa kalian ke lokasi Candi Borobudurnya. Cara kedua, dengan menggunakan rental kenderaan baik motor ataupun mobil.
Untuk masuk kedalam candi kita juga akan dipungut biaya sebesar Rp. 20.000/Org. Perhatiin juga kulit kamu dan sinar matahari yang menyengat disana, untuk itu kamu perlu sewa payung dong biar ga gosong sepulang dari candi Borobudur sonoh. Dan penyewaan payung dikutip Rp. 5000.
Berhubung disini itu pedagangnya bener-bener agresif buat kalian yang memang ga suka diganggu dengan pedagang agresif hindari kontak mata langsung dengan para pedagang disekitaran Borobudur yah, karena begitu kalian kontak mata langsung pedagang2 itupun langsung nyosor ga keruan
Kalau menggunakan rental kenderaan kalian akan melewati sepanjang jalanan yang penuh dengan pohonnya buah naga loh. Baru kali itu sih aku melihat buah naga di pohonnya langsung dan itu merupakan pemandangan yang oke.

CANDI PRAMBANAN
Nah, berhubung aku ga sempet kesini maka untuk rencana liburan kembali ke Jogjakarta Prambanan harus jadi tempat wisata pertama yang wajib dikunjungi.

TAMAN SARI
Ini adalah benteng yang dulunya digenangin air, kalo sekarang sih udah jadi perkampungan warga jadi ada mesjid yang dulunya letaknya dibawah tanah dan digenangin air udah ga terlihat lagi hanya tinggal puing saja.
TAMAN SARI

Keraton sih ga begitu bagus biasa aja, didalemnya ga terlihat menarik sedikitpun, g ada petunjuk apapun yang mengatakan itu sebuah keraton dan peninggalan pendopo disitu juga ga dijelasin berdiri dari tahun berapa dan untuk apa. Sama sekali ga ada petunjuk.
Sedangkan alun-alun perkampungan sekitar keraton kalau malem ada banyak makanan sih disini. Dan perkampungan dideketnya Jl. Ngasem itu cukup keren dari luar itu kayak benteng, ada tembok tinggi yang sepertinya dahulunya itu merupakan benteng.

KOTA GEDE
Kota Gede ini letaknya jauh dari Malioboro, bisa dicapai dengan menggunakan rental kenderaan anda kok. Kalau berada disini kalian bisa melihat makam kerajaan Mataram, tempatnya sudah tidak terawat sayang sekali. Padahal rumah-rumah disekitar situ menurut aku masih keren, seperti bekas rumah-rumah Zaman dahulu..Aku suka Jogjakarta dengan gaya Vintagenya.

MERAPI
Lagi-lagi tempat yang seharusnya dikunjungi di Jogjakarta ga aku kunjungi, maklum waktunya mepet. Akibat letusan gunung merapi kemaren beberapa tempat terkena dampak lahar panasnya.
Sebenernya ada banyak tempat di sini yang patut dan wajib dikunjungi dan ga sempat terkunjungi untuk lebih jelas bisa jalan-jalan dulu ke website ini >> Jogja

OLEH-OLEH
Kalo untuk oleh-oleh kek pernak pernik, pakaian, tas kain, tas lukis, atau bahkan lukisan kalian bisa berkunjung ke Malioboro. Di sepanjang jalannya itu semua pedagang kaki lima ada disini, bahkan Dagadu palsu juga ada, banyak malah. Nah kalo mau belanja serba batik silahkan jalan ke Malioboro dan langkahkan kaki anda ke Pasar Beringharjo disitu konon katanya gudangnya batik murah.

Nah, kalo mau beli Dagadu yang asli silahkan masuk ke Mal Malioboro disitu kalian akan mendapatkan T-Shirt Dagadu asli bukan bajakan seperti yang ada disepanjang jalan Malioboro sanah. Kalo di kaki lima Dagadu palsu itu bisa 35 rebuan per kaosnya, kalo di tempat yang aseli jelaslah lebih mahal. Tinggal milih aja mau yang aseli apa yang palsu. Aku sendiri sih milih yang palsu aja, wong sama-sama kaos kok.

Oleh-oleh selain kaos atau pernak pernik kalian bisa bawa Bakpia Phatok dong ikut serta pulang kekampung halaman, yang paling banyak emang Bakpia disini ada berbagai bakpia yang bisa kalian temukan dan sampai saat ini aku belum nemu Bakpia mana yang aseli disini toh rasanya sama ajah dan isinya juga sama ajah manis-manis untuk lidah jawa. Jangan lupa ikut sertakan lanting di tas oleh-oleh kalian dan dodol.

Mudah-mudahan hal diatas bisa membantu temen-temen yang ingin berencana ke Jogjakarta yah, hal kecil lain yang perlu diperhatikan adalah banyak-banyak minum air putih dan sediain obat yah sepanjang perjalanan. Soalnya Jogjakarta panasnya nyengat dan ga nyante :D jangan sampe kayak aku kemaren di perjalanan kena disentri dan gara-gara ga bawa minuman sempet hampir pingsan waktu jalan menuju Keraton...:)
Selamat menikmati perjalanan, semoga selamat sampai tujuan. Oleh-olehnya jangan lupa yah buat yang kasi inponya....:D

3 komentar:

Yudi Darmawan mengatakan...

weeew, jadi semakin pengen ke Jogjaaa..!
apalagi ke Bromo..!

:p

nich mengatakan...

agak terancam kaya'nya lidah Batak ini ya?

Anggie Hsb mengatakan...

hayooo nyang mau ke Jogjah

Bang Nich, iya bang susah lidah Batak nih

Diberdayakan oleh Blogger.