Kampanye Kotor ala Pemilu Legislatif 2009

Aku sebenernya udah muak dengan kampanye-kampanye politik untuk pemilihan calon legislatif april nanti. Udah sabar sih kemaren-kemaren ngeliat beberapa calon legislatif yang entah dari partai mana, yang entah namanya siapa, yang entah kayak gimana beraksi di satu poster, baliho, pamflet bahkan banner yang berebut tempat di POHON-POHON nganggur di tengah-tengah kota (ngerusak pemandangan aja pun, kasianlah kuntilanak), di mobil-mobil tim suksesnya sendiri , sampe-sampe malah ada yang masang bannernya di BECAK (Tah dibayar berapaun becak itu). Gila aja, Pohon diembat, mobil ditempeli, bahkan beca pun ikut-ikutan jadi media kampanye.

Saking banyaknya cara mereka memperkenalkan diri mereka ke khalayak sampe-sampe pun aku rasa mereka lupa daerah-daerah mana aja yang udah mereka tebarin janji-janji PALSU. Udah biasa sih ngeliat caleg-caleg yang sama-sekali-tak-kukenal tiba-tiba dateng ke rumah untuk temu janji dengan AYAH ku (berhubung ayahku ikut disalah satu organisasi islam di lingkungan rumah yang anti PARTAI tentunya). Bukan aku aja yang kaget, AYAH ku juga sempet kaget karena beliau juga ga mengenal sang calon legislatif itu. Isi kedatangannya ga jauh-jauh pasti minta bantuan untuk mensukseskannya dan mengambil hati warga di organisasi yang AYAH ku geluti itu, tapi sekali lagi organisasi itu anti PARTAI dan bener-bener punya visi dan misi yang jauh dari kata-kata politik, kotor, kampanye dan partai. Engga kapok juga malah CALEG itu tadi merencanakan untuk mensukseskan dirinya di lingkungan rumah kami, tentu ajah ditolak secara halus dengan menumbalkan tokoh penting di lingkungan rumah aku tinggal yakni menumbalkannya pada ANAK MANTAN KEPLING di daerah aku tinggal.
Ini sih udah biasa, malah engga satu partai ajah yang berkunjung ke rumah dengan urusan yang ujung-ujungnya minta dukungan bahkan ada 2 sampai 3 dari partai yang berbeda.
Aku pikir sih harap maklum ajah, yah namanya juga usaha.

Sampe di waktu yang bener-bener buat aku muak.

Sepertinya kampanye kotor ini udah ngelewati batasnya sebagai calon yang nantinya bakal mewakili rakyat. Hari senin kemarin ada MAULID NABI MUHAMMAD SAW kan?
Agak gerah aku kalo kampanye itu dikait-kaitin dengan sesuatu yang sakral dari hari besar agama seperti MAULID NABI ini sendiri. Bayangin aja kemaren di lingkungan aku tinggal ada KAMPANYE yang aku bilang KOTOR karena berkedok PERAYAAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW. Di sini aku engga mau bicarain tentang agama apa yang diselubungi oleh satu partai, tapi kalau mau kampanye kenapa harus menutupi topeng kotornya dengan perayaan agama sih??. Dan anehnya lagi, sejak kapan yah perayaan maulid nabi itu engga ada yang namanya USTADZ (penceramah) dan malah diisi dengan pembagi-bagian SEMBAKO?.
Mending digantinya ajah undangan Maulidi nabi itu dengan: Hadirilah beramai-ramai Kampanye Kotor yang mau kami laksanakan, lebih jujur dan lebih jelas kedengarannya. buat dibawahnya juga PS: kami bagi-bagiin SEMBAKO loh..

Enak Kan ngebacanya; Jelas kotornya, jelas Liciknya.

Peringatan buat beberapa CALEG dengan aksi kampanye kotor Seperti ini,
walopun banyak rakyat yang bodoh dan entah kenapa percaya-percaya aja sama janji-janji kalian
Jangan lupa masih ada rakyat yang jelas-jelas murka dengan tindakan kalian (Terutama aku). Dan aku harap aja, dari 1000 caleg yang mungkin sedang berusaha keras dengan kampanye kotor plus Mindsetnya yang kotor juga, ga bakalan terpilih sampe kapanpun.
Dikasih Option buat itu: pilih go to Hell or Kick ur Ass!!
Kampanye Kotor ala Pemilu Legislatif 2009 Kampanye Kotor ala Pemilu Legislatif 2009 Reviewed by Anggie Hasibuan on Maret 10, 2009 Rating: 5

3 komentar:

w4onecom mengatakan...

iya nih,,,
sekarang2 ini byk kampanye2 kotor seperti itu,,

heran deh,,

klo udah begini dan kenyataan nya memang byk kampanye kotor..
apa GOLPUT masi harus dibilang HARAM..

MUI emang sok tau kadang2..


**loh jadi MUI kebawa bawa,,, ckkckckc

junjung mengatakan...

saya gak peduli dengan pemilu, buat saya pemilu itu cuma pesta kemunafikan

Anggie Hsb mengatakan...

@w4onecom: iyah gt deuh namanya org indonesia sok tau semuah...
@junjung: itu hak asasi kamu sih...gpp..

Diberdayakan oleh Blogger.